Setelah tulisan saya Crowd Funding (Jepang), kali ini saya ingin meng-update bahasan topik ini, khususnya aplikasi yang ada di Indonesia. Seperti yg sudah saya perkirakan sebelumnya, di Indonesia trend ini akan dimulai oleh kaum2 muda kita. Dan benar saja, ternyata metode ini banyak diaplikasikan di dunia perfilman Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Berikut saya bahas beberapa proyek yg populer, di antaranya adalah:
Wujudkan.com
Salah satu proyeknya dapat dilihat di Atambua 39° Celsius. Proyek yg diprakarsai oleh Riri Riza ini, sesuai dengan judulnya, akan memotret kehidupan masyarakat Atambua. Sistem crowdfunding diberlakukan secara online dan transparan untuk proyek ini, artinya sekecil apapun donasi yg diberikan akan dicatat dan langsung ditampilkan di situs resmi proyek ini. Catatan: saat menulis post ini, situsnya nggak kebuka2, aneh...
Demi Ucok
Proyek Demi Ucok, yang diprakarsai oleh Samaria Simanjuntak ini juga mencoba menggunakan sistem crowdfunding dengan menggunakan istilah co-producer sebagai pengganti donatur. Sang sutradara, uniknya, menggandeng sang ibu untuk menjadi pemain dalam film ini.
Semoga, trend ini terus berkembang dan semakin memajukan kreativitas anak2 bangsa. Amien...
FYI, bahasan ini saya tulis sebagai dokumentasi dari acara 8-11 Show Metro TV, edisi 18 April 2012.
Tuesday, April 17, 2012
Friday, April 6, 2012
Menambah Ruang Kosong pada Hard Disk
Artikel ini berisi cara menambah ruang kosong (free space) pada hard disk dengan melakukan re-setting "System Restore" pada sistem operasi Windows XP.
Di era hard disk ukuran terabyte ini, sepertinya tidak banyak pengguna komputer yang dibingungkan oleh permasalahn kapasitas ruang kosong. Di sini saya ingin bercerita sekaligus membagikan cara menambah ruang kosong hard disk, untuk pengguna Windows XP.
Ceritanya, beberapa tahun terakhir ini, komputer saya tyang dulunya punya free space yang besar (karena digunakan untuk transfer video), tampak sulit sekali menambah free space, padahal saya sudah terbilang sering mem-backup file2 master dan mp3 ke media CD atau DVD. Setiap selesai membackup, ukuran free space yang saya punya tidak pernah lebih dari 5 GB, pada HD berukuran 80 GB.
Akhirnya saya luangkan waktu untuk merlakukan review pada kondisi HD saya ini. Yang pertama teringat di benak saya kalau dulu saya pernah melakakuan instalasi OS Linux di komputer saya. Jadi segera saya cari master software partisi (saya pakai Partititon Wizard, versi lama). Awalnya saya install dan jalankan Partitiion Magic versi 8.0. Dari program ini muncul 2 partisi HD yang tidak muncul jika menggunakan sistem operasi Windows, sistem linux dan linux swap. Segera saja saya lakukan penghapusan partisi, eh ternyata muncul pesan kalo softwarenya versi demo, jadi nggak bisa melanjutkan proses. Untungnya saya masih ada master lainnya yaitu Partition Wizard. Saya coba install, jalankan, dan lakukan proses penghapusan dan dilanjutkan pembuatan partisi NTFS baru, voila! Berhasil dengan sukses, sehingga sekarang saya memiliki partisi baru yang kosong degan ukuran 11 GB.
Kemudian, seperti rutinitas biasanya, saya coba melakukan pemindahan file2 raksasa dari partisi sistem (C:) ke partisi baru tersebut. Setelah itu saya jalankan program Defrag. Dari sini muncul laporan kalo terfdapt file raksasa di "c:\System Volume Information" (sebetulnya cuma 50-60 MB, tapi ada belasan file). Setelah saya cek, lho kok nggak ada direktori dengan nama itu? Setelah saya ingat2, saya masih melakukan opsi "Sembunyikan File Sistem" di komputer saya. Setelah saya googling "System Volume Information", akhirnya saya menemukan penjelasan tentang apa itu SVI dan bagaimana cara membuka folder tersebut.
Yang pertama, dijelaskan bahwa SVI adalah folder sistem yang menyimpan rekaman untuk "System Restore". Saya langsung ingat kalo di "System Properties" ada tab untuk setting fungsi ini. Tetapi saya tidak langsung membukanya. Saya coba dulu untuk melihat seberapa besar penggunaan SR di komputer saya. Karena saya menggunakan XP Pro dengan sistem file NTFS, saya harus mengubah beberapa opsi di bagian "Folder Option" terlebih dahulu. Setelah saya buka, dan lihat Properties, Voila! Muncul lebih dari 15 GB penggunaan SR di folder SVI.
Di situs yang saya buka, ada cara melihat dan mengubah ukuran penggunaan SR. Caranya yaitu dengan menggunakan CMD (Command Prompt), dan menjalankan "vssadmin list". Setelah saya coba, tidak keluar hasil apa2. Setelah saya cek ulang, ternyata program ini (versi 2.0) digunakan untuk OS Windows Vista. Untungnya di bagian komentar di halaman tersebut, ada yang mengingatkan penggunaan tab SR di "System Properties".
Langsung saya coba, saya kurangi slidernya, kemudian saya lihat hasilnya... Ternyata berkurang, artinya saya sudah berhasil menambah ruang kosong di drive C. Kemudian saya coba untuk melakukan "Disk Cleanup". Setelah saya jalankan, saya langsung tercengang melihat hasilnya: saya mendapatkan 30 GB ruang kosong di drive C...
Dengan ini, saya tidak perlu bingung2 lagi tuk mem-backup data2 lama saya. Plus, saya bisa instal lagi XAMPP, Delphi, dkk buat berlatih lagi.
Semoga bermanfaat.
Di era hard disk ukuran terabyte ini, sepertinya tidak banyak pengguna komputer yang dibingungkan oleh permasalahn kapasitas ruang kosong. Di sini saya ingin bercerita sekaligus membagikan cara menambah ruang kosong hard disk, untuk pengguna Windows XP.
Ceritanya, beberapa tahun terakhir ini, komputer saya tyang dulunya punya free space yang besar (karena digunakan untuk transfer video), tampak sulit sekali menambah free space, padahal saya sudah terbilang sering mem-backup file2 master dan mp3 ke media CD atau DVD. Setiap selesai membackup, ukuran free space yang saya punya tidak pernah lebih dari 5 GB, pada HD berukuran 80 GB.
Akhirnya saya luangkan waktu untuk merlakukan review pada kondisi HD saya ini. Yang pertama teringat di benak saya kalau dulu saya pernah melakakuan instalasi OS Linux di komputer saya. Jadi segera saya cari master software partisi (saya pakai Partititon Wizard, versi lama). Awalnya saya install dan jalankan Partitiion Magic versi 8.0. Dari program ini muncul 2 partisi HD yang tidak muncul jika menggunakan sistem operasi Windows, sistem linux dan linux swap. Segera saja saya lakukan penghapusan partisi, eh ternyata muncul pesan kalo softwarenya versi demo, jadi nggak bisa melanjutkan proses. Untungnya saya masih ada master lainnya yaitu Partition Wizard. Saya coba install, jalankan, dan lakukan proses penghapusan dan dilanjutkan pembuatan partisi NTFS baru, voila! Berhasil dengan sukses, sehingga sekarang saya memiliki partisi baru yang kosong degan ukuran 11 GB.
Kemudian, seperti rutinitas biasanya, saya coba melakukan pemindahan file2 raksasa dari partisi sistem (C:) ke partisi baru tersebut. Setelah itu saya jalankan program Defrag. Dari sini muncul laporan kalo terfdapt file raksasa di "c:\System Volume Information" (sebetulnya cuma 50-60 MB, tapi ada belasan file). Setelah saya cek, lho kok nggak ada direktori dengan nama itu? Setelah saya ingat2, saya masih melakukan opsi "Sembunyikan File Sistem" di komputer saya. Setelah saya googling "System Volume Information", akhirnya saya menemukan penjelasan tentang apa itu SVI dan bagaimana cara membuka folder tersebut.
Yang pertama, dijelaskan bahwa SVI adalah folder sistem yang menyimpan rekaman untuk "System Restore". Saya langsung ingat kalo di "System Properties" ada tab untuk setting fungsi ini. Tetapi saya tidak langsung membukanya. Saya coba dulu untuk melihat seberapa besar penggunaan SR di komputer saya. Karena saya menggunakan XP Pro dengan sistem file NTFS, saya harus mengubah beberapa opsi di bagian "Folder Option" terlebih dahulu. Setelah saya buka, dan lihat Properties, Voila! Muncul lebih dari 15 GB penggunaan SR di folder SVI.
Di situs yang saya buka, ada cara melihat dan mengubah ukuran penggunaan SR. Caranya yaitu dengan menggunakan CMD (Command Prompt), dan menjalankan "vssadmin list". Setelah saya coba, tidak keluar hasil apa2. Setelah saya cek ulang, ternyata program ini (versi 2.0) digunakan untuk OS Windows Vista. Untungnya di bagian komentar di halaman tersebut, ada yang mengingatkan penggunaan tab SR di "System Properties".
Langsung saya coba, saya kurangi slidernya, kemudian saya lihat hasilnya... Ternyata berkurang, artinya saya sudah berhasil menambah ruang kosong di drive C. Kemudian saya coba untuk melakukan "Disk Cleanup". Setelah saya jalankan, saya langsung tercengang melihat hasilnya: saya mendapatkan 30 GB ruang kosong di drive C...
Dengan ini, saya tidak perlu bingung2 lagi tuk mem-backup data2 lama saya. Plus, saya bisa instal lagi XAMPP, Delphi, dkk buat berlatih lagi.
Semoga bermanfaat.
Subscribe to:
Posts (Atom)





